DEMOKRASI PEMIKIRAN DAN PRAKTIK DI TAIWAN & VENEZUELA
Synopsis
Buku ini berisi paparan tentang demokrasi yang culture-contexts. Di Asia, tepatnya di Raiwan terdapat apa yang disebut Demokrasi Dharma—penamaan yang menggunakan terma dari agama Budha, yakni Dharma, namun sejatinya meliputi agama-agama besar di Taiwan, termasuk Kong Hu Cu atau Confucianism. Kasus dari Taiwan diambil antara lain karena kemiripannya dengan prinsip berdemokrasi secara gotong-royong di Indonesia. Lebih khusus lagi, ada tesis bahwa terdapat korelasi positif antara perkembangan demokrasi “khas” Taiwan dengan reformasi agama-agama di sana.
Kedua, paparan tentang suatu praktik demokrasi partisipatoris/partisipatif, dilaksanakan oleh “murid” ideologis Bung Karno di Venezuela, Hugo Cahvez, 1999-2012. Rejim sosialis khas Chavez berkait dengan ideologi barunya, Neo-Sosialisme. Lebih dari itu, meskipun masih kontroversial di kalangan pengamat, revisionis sosialismenya dihubungkan pula dengan kontribusi sistem keyakinan Kristiani yang doktrinnya sangat pro kaum miskin, yakni Teologi Pembebasan, yang dalam latar sosio-religius di sana menjadi daya pikat tersendiri bagi rakyat miskin di Brazil, Amerika Latin, dan mendorong konversi keyakinan dari Katolik ke ajaran ini.