Re-Inventing Demokrasi Gotong Royong Dalam Pancasila: Perspektif Teori Demokrasi Deliberatif

Authors

Hari Zamharir
Sahruddin Lubis

Synopsis

Judul Buku  : Re-Inventing Demokrasi Gotong Royong Dalam Pancasila: Perspektif Teori Demokrasi Deliberatif

 Penulis                    :  Hari Zamharir & Sahruddin Lubis

Penerbit                  : PT. Ahad Media Komunika (ahad publishing)

ISBN                        : 978-602-50242-4-5

Jumlah halaman    : 319 Halaman

Ukuran                    : 23 X 15 CM

Harga                      : Rp. 150.000

Buku ini merupakan hasil kajian yang berusaha untuk memberikan kontribusi dalam pelurusan pemahaman mandat Sila Keempat Pancasila maupun pada implementasinya. Dengan didukung oleh perspektif teoretis demokrasi deliberative, kajian ini memperlihatkan substansi demokrasi Sila Keempat pada Pancasila sebagai demokrasi yang menjunjung tinggi kriteria deliberasi atau permusyawaratan. Substansi yang didapat dalam mandat UUD 1945 ini memiliki kesejalanan, atau seiring sejalan, dengan basis teori dan oleh karena itu analisisnya jauh lebih didukung konsep teoretis dibanding pemahaman yang banyak muncul, substansinya kurang dibuat jelas.

Praktik demokrasi yang dilaksanakan berdasar pemahaman yang jelas, sangat potensial diperbaiki dengan mengarah kepada praktik demokrasi gotong-royong yang memenuhi semangat Sila Keempat Pancasila. Hasil kajian yang dituangkan dalam buku ini memberikan arah baru untuk rekonstruksi nilai dan kelembagaan politik yang modern di berbagai suku bangsa dari Sabang sampai Merauke. Upaya rekonstruksi demikian akan membuahkan pelembagaan demokrasi gotong-royong kita karena diisi oleh sumber nilai dalam masyarakat. Beberapa indikasi seperti praktik musyawarah mufakat dalam kerangka Adat Minangkabau di Sumatera Barat, institusi penyelesaian sengketa masyarakat berbasis Alternatif Dispute Resolution (ADR) berbasis Adat Aceh (NAD, Sumatera), atau ADR Plus, dan praktik komunitas Taman Bungkul di Surabaya (Jawa Timur), semuanya berpotensi digali untuk menguatkan kelembagaan demokrasi gotong-royong kita.

Cover Reinventing Demokrasi

Published

February 25, 2023